Sabtu, 27 Februari 2010

PENGANGGARAN

KONSEP DASAR PENGANGGARAN

PERENCANAAN
Perencanaan adalah tindakan yang dibuat berdasarkan fakta dan asumsi mengenai gambaran kegiatan yang akan dilakukan di masa mendatang untuk mencapai tujuan.
Tujuan utama perencanaan adalah untuk memberikan proses umpan maju ( feedfoward )agar dapat memberikan arahan kepada setiap manajer dalam pengambilan keputusan operasional sehari-hari.
Tahap-tahap perencanaan :
1. Perumusan strategis
2. Perencanaan strategis
3. Penyusunan program
4. Penganggaran
Penganggaran ( budgeting ) adalah proses menyusun anggaran sehingga anggaran (budget) adalah hasil (bagian) dari penganggaran.
Penganggaran untuk nonperusahaan disebut penganggaran nirlaba (nonprofit nirlaba) yaitu penganggaran untuk organisasi yang tidak bertujuan untuk mencari laba.
Penganggaran untuk perusahaan merupakan penganggaran organisasi yang bertujuan untuk mencari laba.
Penganggaran perusahaan berarti menjelaskan, menghitung, dan menyusun anggaran perusahaan. Sedangkan anggaran perusahaan hanya menampilkan bentuk dari anggaran perusahaan.

TUJUAN
adalah tujuan umum yang menyatakan secara luas keadaan / kedudukan dimasa mendatang dan hasil akhir dari aktivitas perusahaan jangka panjang.
- Variabel terkendali (controllable variable) / variable terikat (dependent variable)
adalah variable yang dapat direncanakan dan diusahakan secara efektif oleh manajemen. misal : penentuan harga jual per unit, jumlah karyawan, dan biaya.
- Variable takk terkendali (uncontrollable variable) / variable bebas (independent variable)
adalah variable yang tidak dapat dipengaruhi oleh manajemen. Misal : perkembangan produk, kegiatan saingan, dan kebijakan pemerintah.
Contoh tujuan umum dari suatu perusahaan :
1. Menciptakan dan memelihara suatu lingkungan perusahaan yang memotivasi seluruh karyawannya,
2. Meningkatkan penjualan produk dengan menghasilkan produk baru dan memasuki pasar yang baru,
3. Memperbaiki kehidupan social dan ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Setelah menentukan tujuan umum, maka saasaran bisa dibuat.
Sasaran (objective) adalah tujuan khusus yang menggambarkan ruang lingkup yang jelas serta memberikan arah kepada usaha yang dilakukan dalam jangka pendek.
Contoh sasaran (target) perusahaan :
1. Target pertumbuhan tahunan sebesar 4% dari penjualan untuk 5 tahun mendatang,
2. Target laba 15% dari modal disetor
3. Biaya dihemat 5% dari tahun lalu
4. Produksi 5% di atas produksi tahun lalu

PERATURAN DAN KEBIJAKAN
Peraturan adalah suatu petunjuk, perintah, larangan, kompensasi, hak, sanksi, dan kewajiban dalam pelaksanaan pekerjaan.
Kebijakan adalah petunjuk menyeuruh secara lisan, tulisan, yang dimaksudkan untuk menetapkan batas umum dan arah tindakan yang akan dilaksanakan.

METODE DAN STANDAR
Metode adalah suatu cara yang ditetapkan untuk melaksanakan tugas tertentu.
Standar adalah kesatuan pengukuran yang ditetapkan sebagai patokan dalam pelaksanaan pekerjaan.

STRATEGI DAN ORGANISASI
Strategi (strategy)adalah cara mencapai tujuan yang harus diikuti oleh setiap bagian dalam perusahaan.
Organisasi (organization) adalah salah satu jenis rencana pembagian kerja dari sekelompok orang yang bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.
Pengorganisasian adalah proses, cara, dan pembuatan dalam mengorganisasi.

PROGRAM
adalah suatu kegiatan yang berfungsi untuk membahas dan menentukan kegiatan yang harus dilakukan dalam usahanya untuk menccpai tujuan yang telah ditentukan.

PROSEDUR (procedure)
adalah urut-urutan seri tugas yang saling berkaitan dan dibentuk guna menjamin pelaksanaan kerja yang seragam.
Contoh tahap penyusunan anggaran perusahaan :
Tahap 1 : penentuan pedoman anggaran
Tahap 2 : persiapan anggaran
Tahap 3 : penentuan anggaran
Tahap 4 : pelaksanaan anggaran

ANGGARAN
adalah suatu rencana kuantitatif (satuan umlah) periodic yang disusun berdasarkan program yang telah disahkan. Atau anggaran merupakan rencana tertulis mengenai suatu kegiatan organisasiyang dinyatakan secara kuantitatif untuk jangka waktu tertentu dan umumnya dinyatakan dalam stuan uang, tetapi dapat juga dinyatakan dalam satuan barang / jasa.
- Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menyusun anggaran :
1. Pengetahuan tentang tujuan dan kebijakan umum perusahaan
2. Data masa lalu
3. Kemungkinan perkembangan kondisi ekonomi
4. Pengetahuan tentang taktik, strategi pesaing,dan gerak gerik pesaing.
5. Kemungkinan adanya perubahan kebijakan pemerintah.
6. Penelitian untuk pengembangan perusahaan
- Dalam menyusun anggaran perlu diperhatikan perilaku para pelaksana dengan cara mempertimbangkan hal-hal sbb :
1. Anggaran harus dibuat serealitas dan secermat mungkin,
2. Untuk memotivasi manajer pelaksana diperlukan partisipasi manajemen puncak,
3. Anggaran yang dibuat harus mencerminkan keadilan,
4. Untuk membuat laporan realisasi anggaran dperlukan laporan yang akurat dan tepat waktu.
- Anggaran yang dibuat akan mengalami kegagalan jika hal-hal berikut tidk diperhatikan :
1. Pembuat anggaran tidak cakap, tidak mampu berpikir ke depan, dan tidak memiliki wawasan yang luas.
2. Wewenang dalam membuat anggaran tidak tegas.
3. Tidak didukung oleh masyarakat
4. Dana tidak cukup.

JADWAL (schedule)
adalah data rincian waktu kegiatan yang direncanakan.

RENCANA LAINNYA
Scenario (scenario) adalah rencana lakon dalam film, drama, dan sejenisnya berupa adegan demi adegan yang tertulis secara terperinci.

PENGANGGARAN PERUSAHAAN
Menurut Gullick fungi manajemen : perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penempatan staf (staffing), pengoordinasian (coordinating), pelaporan (reporting), dan penganggaran (budgeting).
Penganggaran perusahaan (business budgeting) adalah proses menyusun anggaran guna mencapai tujuan perusahaan dalam memperoleh laba.
BADAN USAHA DAN PERUSAHAAN
Badan usaha bekaitan dengan perusahaan yang kegiatannya bertujuan mencari laba, sedangkan perusahaan berkaitan dengan proses kegiatan yang dilakukan oleh badan usaha tersebut.

Badan usaha dikelompokkan :
1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti :perjan, perum, persero
2. Badan Usaha Milik Derah (BUMD), seperti : perusahaan daerah
3. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), seperti : PT, CV, fa
4. Badan Usaha lainnya, seperti : cabang perushaan asing
Perusahaan dibagi menjadi :
1. Perusahaan industry (industry company)
adalah perusahaan yang mengolah suatu benda (bahan baku) menjadi produk (barang jadi) tertentu untuk dijual.
2. Perusahaan dagang (trading company)
adalah perusahaan yang membeli barang untuk dijual tanpa mengubah bentuk barang yang dibeli tersebut.
3. Perusahaan jasa (service company)
adalah perusaahaan yang menerima uang jasa dari kegiatannya menyediakan asset (harta), tenaga untuk pelayanan kepada konsumen.
4. Perusahaan agraris (agrarian company)
adalah perusahaan yang melakukan kegiatan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang hasilnya untuk di jual.
5. Perusahaan ekstrktif (extractive company)
adalah perusahaan yang mengambil (mengeksploitasi) kekayaan alam yang tersedia dengan maksud untuk dijual tanpa harus mengubah bentuk barang yang di ambil tersebut.
HUBUNGAN PENGANGGARAN DENGAN AKUNTING
- Anggaran operasional (operational budgeting) adalah anggaran yang bertujuan untuk menyususn anggaran rugi laba.
- Anggaran laba rugi adalah anggaran berupa daftar yang disusun secara bersistem tentang pendapatan, beban, serta laba (rugi) yang diperoleh perusahaan selama periodic tertentu.
- Anggaran keuangan adalah anggaran yang beartujuan untuk menyusun anggaran neraca.
- Anggaran neraca adalah anggaran berupa daftar yang disusun secar bersistem tentang harta, utang, dan modal dari suatu organisasi tertentu.

- Penganggaran berkaitan secara unik dengan sisitem akunting dalam hal :
1. Komponen keuangan dari suatu anggaran yang umumnya disusun dalam suatu format akunting
2. Penganggaran berkaitan erat dengan akunting manajemen
3. Akunting keuangan mencatat transaksi di masa lalu, sedangan penganggaran mencatat transaksi di masa mendatang
4. Untuk membandingkan anggaran dengan realisasi diperlukan data yang dihasilakn oleh akunting keuangan
5. Penganggaran merupakan perencanaan akunting, sedangkan akunting keuangan merupakan pelaksanaan akunting
6. Akunting keuangan memberikan masukan data historis yang relevan terutama untuk tujuan analisis dalam pengembangan anggaran

TUJUAN DAN MANFAAT ANGGARAN
Tujuan disusunnyan anggaran :
a. Digunakan sebagai landasan yuridis formal dalam memilih sumber dan investasi dana.
b. Mengadakan pembatasan jumlah dana yang dicari dan digunakan.
c. Merinci jenis sumber dana yang dicari maupun jenis investasi dana, sehingga dapat mempermudah pengawasan.
d. Merasionalkan sumber dan investasi dana agar dapat mencapai hasil yang maksimal
e. Menyempurnakan rencana yang telah disusun karena dengan anggaran menjadi lebih jelas dan nyata terlihat.
f. Menampung dan menganalisis serta memutuskan setiap usulan yang berkaitan dengan keuangan.
Manfaat anggaran :
a. Semua kegiatan dapat mengarah pada pencapaian tujuan bersama.
b. Dapat digunakan sebagai alat menilai kelebihan dan kekurangan karyawan.
c. Dapat memotivasi karyawan.
d. Menimbulkan tanggung jawab tertentu pada karyawan.
e. Menghindari pemborosan dan pembayaran yang kurang perlu.
f. Sumber daya (seperti : tenaga kerja, peralatan, dan dana) dapat dimanfaatkan seefisien mungkin.
g. Alat pendidikan bagi para manajer.
Kelemahan anggaran :
a. Anggaran dibuat berdasarkan taksiran dan anggapan sehingga mengandung unsur ketidak pastian.
b. Menyusun anggaran yang cermat memerlukan waktu, uang, dan tenaga yang tidak sedikit sehingga tidak semua perusahaan mampu menyusun anggaran secara lengkap dan akurat.
c. Bagi pihak yang merasa dipaksa untuk melaksanakan anggaran dapat mengakibatkan mereka mengerutu dan menentang sehingga anggaran tidak akan efektif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar